PENUTUPAN ACEH INTERNATIONAL RAPA’I FESTIVAL 2018

Lhokseumawe – Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya resmi menutup Aceh Internasional Rapai Festival 2018  yang diselenggarakan di Stadion Tunas Bangsa Mon Geudong Banda Sakti kota Lhokseumawe(Rabu, 7/11 malam)

Petupan Aceh Internasional Rapai Festifal 2018 ditandai dengan penabuhan rapai secara serentak yang diawali oleh Walikota lhoseumawe.

Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya dalam pidatonya menyampaikan kesannya selama acara ini berlangsung. “Malam ini, kita semua berkumpul di tempat ini, setelah beberapa hari yang lalu, pada pembukaan, kita juga telah bertemu di tempat ini. Namun malam ini terasa berbeda, karena setelah ini kita akan kembali ke daerah kita masing-masing, walaupun kebersamaan kita di Lhokseumawe sangat singkat, namun pertemuan ini terasa begitu indah dan mengesankan.” Kata Walikota kepada suluruh undangan dan penonton.

“Kita menyadari bahwa betapa seni budaya mampu menyatukan kita semua. Walaupun kita berasal dari daerah dan negara yang berbeda, dengan kekhasan dan keunikan masing-masing, tetapi seni telah menyatukan kita. Seni telah mempererat tali silaturrahmi, mendekatkan yang jauh, meleburkan perbedaan, yang pada akhirnya menciptakan kedamaian dan persatuan lintas bangsa dan nusantara.” Tambahnya.

 

Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe dan masyarakat Lhokseumawe, Suadi Yahya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh delegasi kesenian beserta tim yang telah berpartisipasi menyemarakkan pagelaran ini. “Semoga kebersamaan kita tidak berakhir dengan berakhirnya acara ini, namun dilain waktu dan kesempatan dapat dirajut kembali, kami juga ingin menyampaikan permintaan ma’af apabila selama berada di Kota Lhokseumawe terdapat hal-hal yang kurang berkenan. baik itu tutur kata ataupun sikap yang secara tidak sengaja menyinggung para delegasi kesenian sekalian.“ Tutupnya di hadapan penonton dan peserta kesenian.

 

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Aceh kota Lhokseumawe Nazaruddin, ZA selaku Ketua Panitia pelaksana dalam sambutannya mengucapkan  terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Aceh Internasional Rapai Festival 2018, terutama pihak Kemenpora Republik Indonesia, Dispora Propinsi Aceh, Dispora Kota Lhokseumawe, unsur Muspida, DKA serta komunitas rapai dan seluruh elemen masyarakat Kota Lhokseumawe.

“Kedepan kita terus bekerja keras mengembangkan potensi rapai serta melestarikan kesenian rapai agar lebih maju dan terkenal di dunia internasional. Sehingga dengan kesenian rapai diharapkan dapat mengangkat marwah dan martabat bangsa Aceh dan Pemerintah Kota Lhokseumawe serta masyarakat Aceh umumnya, sehingga kesenian rapai ini diminati dan dicintai oleh masyaraat dan menjadi daya tarik wisata budaya oleh wisata mancanegara untuk mengunjungi Aceh khususnya Lhokseumawe.” Ujarnya.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *