Polling Website

Bagaimana Keakuratan Informasi yang tersedia ?

Artikel Terakhir

Calendar

« Sep 2021 »
M S S R K J S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitor Online1
mod_mod_visitcounterHits209064
mod_mod_visitcounterToday50
mod_mod_visitcounterYesterday175
mod_mod_visitcounterThis week50
mod_mod_visitcounterThis month2841
mod_mod_visitcounterAll days137938

Walikota Lhokseumawe Perpanjang PPKM Mikro Hingga 14 Juni 2021, Ini Detail Aturannya


Walikota Lhokseumawe Perpanjang PPKM Mikro Hingga 14 Juni 2021, Ini Detail Aturannya
 

Lhokseumawe- Menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 dan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 08/ INSTR/ 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Gampong Maka dengan ini Walikota Lhokseumawe mengeluarkan Surat Edaran
Nomor : 100/779/2021
Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID–19) Di Wilayah Kota Lhokseumawe.

Berdasarkan hal tersebut, maka Pemerintah Kota Lhokseumawe Memerintahkan kepada Camat untuk mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro (PPKM Mikro) sampai dengan tingkat Gampong yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19, dengan
mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat gampong.

Adapun pelaksanaan PPKM di Kota Lhokseumawe meliputi:
a. Lingkungan kerja Instansi Pemerintah: melarang ASN atau Tenaga Kontrak untuk masuk kantor apabila dalam satu (satu) rumah terkonfirmasi positif Covid-19, Tidak menerima kunjungan tamu Pemerintah dari luar Kabupaten/Kota kecuali mendesak dengan terlebih dahulu melaporkan ke Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan menunda pelaksanaan rapat-rapat atau kegiatan yang mendatangkan peserta.

Pada lingkungan sekolah:
Pembelajaran diutamakan dengan sistem daring, apabila melaksanakan dengan sistem tatap muka, harus menerapkan sistem belajar 2 (dua) shift sampai dengan 4 (empat) shift, jika terdeteksi ada guru atau peserta didik terkonfirmasi positif Covid-19, dilakukan penyemprotan desinfektan pada ruangan belajar/ruang guru sekolah tersebut. Jika terdapat guru, peserta didik yang memiliki gejala ISPA tidak diperbolehkan masuk sekolah dan harus melakukan isolasi mandiri dan
Jika dalam keluarga guru, peserta didik ada yang positif Covid-19 tidak diperbolehkan masuk sekolah.

Pada lingkungan Dayah :
Membatasi kunjungan orang tua santri, guru dan santri di Dayah agar melakukan pemantauan suhu tubuh secara berkala dan membentuk tim pengawas pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

Selama pelaksanaan PPKM, Walikota memerintahkan kepada unit usaha seperti warnet, playstation restoran/rumah makan, swalayan, warung kopi dan tempat kuliner lainnya agar dapat mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi jumlah pengunjung sebanyak 50 persen dari kapasitas tempat usaha, serta pemberlakuan jam operasional kegiatan usaha sampai dengan pukul 22.00 WIB selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tanggal 01 s.d 14 Juni 2021. Diakhir surat edaran Walikota menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mematuhi dan melaksanakan surat edaran ini dengan semestinya semoga Allah SWT melindungi kita semua dari ancaman covid-19.(her,sya)

Berita Terkait : Jurnal / Artikel

Copyright © 2019 - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe