Lhokseumawe – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Lhokseumawe memfasilitasi pelaksanaan rapat koordinasi (rakor) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting terkait pemantauan dan optimalisasi peran pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri dalam rangka pemantauan dan optimalisasi peran pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Rakor yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut diikuti oleh pemerintah daerah secara daring. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah diminta menghadirkan kepala daerah bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Program MBG.
OPD yang terlibat antara lain perangkat daerah yang membidangi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, lingkungan hidup, ketahanan pangan, pertanian, peternakan, perikanan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu, serta unsur terkait lainnya.
Fasilitasi yang dilakukan Diskominfo Kota Lhokseumawe merupakan bagian dari dukungan terhadap kelancaran koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat melalui sarana komunikasi dan teknologi informasi. Dengan tersedianya fasilitas Zoom Meeting, peserta dari lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat mengikuti agenda rakor secara efektif tanpa harus menghadiri kegiatan secara langsung.
Melalui rakor tersebut, diharapkan terbangun koordinasi dan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya dalam pelaksanaan, pemantauan, serta optimalisasi peran pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Diskominfo Kota Lhokseumawe terus mendukung pelaksanaan berbagai agenda koordinasi pemerintahan secara daring dengan menyediakan fasilitasi teknologi informasi dan komunikasi, sehingga komunikasi antarlembaga dapat berlangsung secara cepat, efektif, dan efisien.
