Kadis Diskominfo Lhokseumawe Jadi Narasumber Bimtek Penggiat P4GN, Bahas Pentingnya Literasi Digital

Lhokseumawe – Pemanfaatan teknologi digital dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat P4GN yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe, Kamis(13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Petrodollar Coffeeatery & Roastery Lantai II, Jalan Merdeka No. 1, Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, tersebut menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, S.IP., M.AP., sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi bertajuk “Literasi Digital dalam P4GN”.

Dalam pemaparannya, Taruna menekankan bahwa perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah dan menggunakan informasi secara bijak. Ruang digital, menurutnya, tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi dan kampanye positif dalam membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana kita mampu memahami, menyaring dan menyebarkan informasi secara bertanggung jawab. Ruang digital harus kita manfaatkan untuk menyebarkan informasi yang positif, termasuk dalam mendukung upaya P4GN,” ujar Taruna.

Ia juga mendorong para penggiat P4GN untuk melihat perkembangan teknologi sebagai peluang dalam memperluas jangkauan edukasi. Penyampaian pesan pencegahan narkoba melalui media digital dinilai dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda yang semakin dekat dengan berbagai platform digital.

Menurut Taruna, sinergi antara literasi digital dan program P4GN menjadi penting karena tantangan di era digital tidak hanya berkaitan dengan penyebaran informasi positif, tetapi juga potensi beredarnya informasi yang keliru, provokatif, maupun konten yang dapat memengaruhi perilaku masyarakat.

“Karena itu, kita perlu membangun budaya digital yang sehat. Masyarakat harus memiliki kemampuan untuk mengenali informasi yang benar, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menggunakan media digital untuk hal-hal yang memberikan manfaat,” lanjutnya.

Kegiatan Bimtek Penggiat P4GN ini merupakan bagian dari program pemberdayaan instansi/tempat kerja bersih narkoba yang dilaksanakan BNN Kota Lhokseumawe. BNN Kota Lhokseumawe secara resmi mengundang Kepala Diskominfo untuk menjadi narasumber dengan materi Literasi Digital dalam P4GN.

Melalui kegiatan tersebut, para penggiat P4GN diharapkan tidak hanya memahami pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi informasi sebagai instrumen edukasi, komunikasi, dan penyebarluasan pesan positif di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Keterlibatan Diskominfo dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba. Dengan literasi digital yang semakin baik, ruang digital diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam memperkuat kesadaran masyarakat dan mendukung terwujudnya Kota Lhokseumawe yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.