Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan coffee morning bersama insan pers sebagai mitra strategis pemerintah daerah, yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, SE.
Coffee morning tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum komunikasi terbuka antara Pemko Lhokseumawe dan insan pers untuk membahas berbagai isu strategis, tantangan pembangunan, serta arah kebijakan pemerintah daerah ke depan.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar menjelaskan kondisi keuangan daerah yang saat ini terdampak oleh pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Meski demikian, ia menyampaikan optimisme dengan telah mengajukan permohonan langsung kepada Menteri Keuangan agar dana TKD Kota Lhokseumawe dapat dikembalikan.
“Insyaallah kondisi keuangan daerah akan kembali normal. Saya telah menyampaikan langsung kepada Menteri Keuangan agar TKD Lhokseumawe dapat dikembalikan,” ujar Sayuti.
Lebih lanjut, Sayuti menyampaikan langkah-langkah Pemko Lhokseumawe dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pembenahan sistem retribusi sampah serta pengelolaan sampah agar memiliki nilai tambah secara ekonomi. Ia optimistis, pada tahun mendatang kondisi keuangan daerah akan semakin membaik sehingga berbagai program pembangunan dapat direalisasikan secara maksimal.
Selain itu, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan usaha lokal dan tenaga kerja daerah. Wali Kota menargetkan minimal 80 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat Kota Lhokseumawe. Pemko Lhokseumawe juga terus memperjuangkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), mengingat hingga saat ini Kota Lhokseumawe belum memiliki rumah sakit milik pemerintah daerah sendiri.
Pada sesi dialog, perwakilan insan pers menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Pemko Lhokseumawe selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Capaian tersebut antara lain keberhasilan memenangkan proyek Nindya, penurunan angka kemiskinan, kebijakan tegas menghentikan aktivitas galian C yang merusak lingkungan, serta upaya memperjuangkan hak-hak tenaga kesehatan.
Melalui kegiatan coffee morning ini, diharapkan sinergi dan koordinasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan insan pers semakin solid dalam mendukung keterbukaan informasi, mengawal pembangunan, serta mendorong kemajuan Kota Lhokseumawe secara berkelanjutan.
